kehidupan...
Aku dilahirkan dari sebuh kedalaman rasa. bahkan aku tak pernah merasakan dalam kehidupan sebuah logika. Semuanya rasa, ibarat seseorang tergores pisau tajam berkilau lalu ngilu, perih limbung.
semacam itulah kehidupan yang telah menajdi ruang bagi ruang gerakku. Ibukku juga wujud dari rasa itu, ibuku bahkan guru dari rasa. ia seperti tak pernah berpikir. Ia membimbing ku dengan rasa. Ibu muncul dihadpanku seperti desiran angin malam saat jendela masih terbuka, atau kadang seperti guyuran hujan lebat saat aku tak berpayug. Dan kini aku hadir menebar rasa untuk siapa saja......hahhaha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar